Kemeneterian Pendidikan dan Kebudayaan telah mencanangkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka sejak dua tahun lalu. Sebagai bentuk komitmen dalam merespon kebijakan tersebut maka Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) menggelar workshop yang bertemakan “Penyusunan Kurikulum Berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari (18-19/06/2022) di Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Ruang Aula Lantai 2. Peserta adalah seluruh Dosen Prodi PBA di Lingkungan FTIK UIN SYAHADA, Alumni, Stakeholder dan Mahasiswa. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang kurikulum berbaasi MBKM, beliau adalah Dr. Hanik Mahliatussikah, M.Hum merupakan KaProdi PBA Universitas Negeri Malang.

Kata sambutan sekaligus pembukaan acara Workshop Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh Bapak Ali Asrun, S.Ag., M.Pd sebagai Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan menyampaikan sekilas mengenai perjalanan Prodi Pendidikan Bahasa Arab, bahwa setiap tahunnya peminat jurusan Bahasa Arab semakin meningkat. Terkait dengan kurikulum dan RPS berbasis MBKM masih sangat minim pengetahuan, sehingga sangat diharapkan arahan dan bimbingan dari Narasumber sehingga Prodi PBA kedepannya dapat sejajar dengan Prodi PBA di seluruh Indonesia.

“Kepada Para Dosen, Stakeholder, Alumni serta Mahasiswa yang terlibat dalam pelaksanaan workshop ini diharapkan keseriusan dan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan ini, bahwa jangan menjadikan kegiatan ini sekedar seremoni saja tetapi nanti akan menghasilkan bagaimana sesungguhnya Kurikulum dan RPS yang sesuai dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” Jelas Beliau.

MBKM merupakan Amanah dan harapan dari KEMENDIKBUD yang harus dijalankan sejak tahun 2020. Namun, dalam pelaksanaannya bertemu beberapa kendala dalam teknis sehingga sampai saat ini masih sedikitnya Prodi PBA yang melaksanakannya. Ini menjadi PR bagi seluruh Dosen di Lingkungan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab untuk terus belajar sehingga tercapainya Pendidikan yang selaras dengan kebutuhan zaman dewasa ini.

Terkait pembahasan di hari pertama narasumber yakni Dr. Hanik Mahliatussikah, M.Hum menyampaikan seputar latar belakang MBKM, membagikan informasi seputar dasar penyusuan kurikulum, tahap perancangan dokumen kurikulum, tahapan perancangan pembelajaran. Penjelasan tentang magang, pertukaran pelajar, proyek kemanusiaan, dan kegiatan kewirausahaan.

“Program MBKM memberikan mahasiswa kesempatan untuk belajar di luar program studinya, sehingga Perguruan Tinggi sangat diwajibkan untuk memfasilitasi pelaksanaan program ini, Perguruan Tinggi bisa saja membuat kerjasama tidak harus dengan Perguruan Tinggi tapi bisa juga menjalin mitra dengan berbagai perusahaan, desa dan bidang lainnya,” ujar beliau.

Pembahasan di hari ke dua mengenai panduan penyusunan RPS, satuan kredit semester (SKS), karakteristik pembelajaran, capaian pembelajaran lulusan dan insrumen penilaian dan evaluasi. Penjelasan mengenai penyusunan RPS harus sesuai dengan standar proses pembelajaran yang merujuk pada PERMENDIKBUD Nomor 03 Tahun 2020 Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

“Sejauh ini mari bersama-sama untuk berbagi dan membantu dalm hal pengetahuan karena sejatinya dengan kita membantu tidak akan kehilangan apa yang kita punya,” Terang Beliau.

#FTIKExcellent #FTIKCeria