Audit Mutu Internal bertujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian pelaksanaan program dengan standar internal yang telah ditetapkan. Standar ini biasanya berisi peraturan, prosedur, instruksi kerja, yang ditujukan untuk peningkatan mutu dan meminimalisir resiko ketidak sesuaian pelaksanaan yang mengakibatkan penurunan kualitas.

Audit Mutu Internal di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan telah terlaksana pada tanggal 17 Mei 2022 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Muttu (LPM) IAIN Padangsidimpuan. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Auditor dari LPM yakni, Drs. H. Syafri Gunawan, M.Ag, H. Aswadi, SE., M.Si, Dr.Juni Wati Sri Rizki, S.Sos., M.A, Dr.H.Akhiril Pane, S.Ag., M.Pd, Drs. H. Samsuddin, M.Ag, Fauzi Rizal, M.A, Ahmatnijar, M.Ag, Dr. Zainal Efendi, M.A dan Dekan FTIK Dr. Lelya Hilda, M.Si beserta Wakil Dekan, Ketua GPM Dr. M. Roihan Daulay, M.A beserta Dosen di Lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

Ketua LPM Bapak Dr. H. Akhiril Pane, S.Ag, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) dilaksanakan 2 kali dalam setahun dan pada semester ini yang akan dinilai adalah bidang penelitian, PKM dan capaian luaran. “Instrumen-instrumen yang telah disampiakan, barangkali auditee telah mempersiapkan sedemiikian rupa terkait dengan dokumen, pemenuhan-pemenuhan itu semua tentu bagian tak terpisahkan dari tugas kita sehari-hari karna ini adalah bagian dari pencerminan mutu yang tentu memiliki kaitan dengan akreditasi, baik akreditasi intitusi maupun akreditasi prodi-prodi”. Tegas Beliau

LPM sangat siap bersinergi bilamana tim auditee menemukan kendala-kendala dalam pemenuhan-pemenuhan dokumen. “Lpm berada di sini bukan untuk menilai, lpm adalah bagian tak terpisahkan dari tim auditee untuk mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan akreditasi, sesuai dengan visi misi Retor kita yakni pengembangan akademik, maka latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menunjang pengembangan akademik itu sendiri”. Pungkas Ketua LPM

Dekan FTIK Dr, Lelya Hilda, M.Si pada pelaksanaan kegiatan ini menjelaskan bahwa Tim auditee berupaya untuk memenuhi dokumen sesuai dengan instrumen yang telah diberikan oleh tim auditor, “jika ada temuan yang belum memenuhi kriteria instrument  penelitian, PKM dan capaian luaran, maka kami memohon bimbingan dan arahan dalam pemenuhan dan perbaikan untuk kedepannya” tandas beliau.

Demikian pula arahan dan bimbingan sekaligus pembukaan pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) oleh Ketua Tim Bapak, Drs. H. Syafri Gunawan, M.Ag menyampaikan bahwa tujuan utama AMI adalah mengarahkan audit internal yang sifatnya dalam rangka peningkatan kualitas daripada Pendidikan Lembaga.

Kapus Audit Mutu, Rodame Monitorir Napitupulu, M.M menjelaskan secara garis besar yang berkaitan dengan pelaksanaan AMI. “Temuan pada AMI dibagi 2, yaitu observasi (OB) ketidaksesuaian (KTS). OB bersifat lebih ringan dalam artian dapat diperbaiki sesegera mungkin dalam waktu yang singkat, namun jika tidak diperbaiki akan berpotensi menjadi KTS. Kemudian untuk KTS sifatnya lebih berat artinya pada dokumen atau laporan yang telah disiapkan tidak dapat diperbaiki dalam waktu yang singkat dikarenakan bisa jadi temuan yang tidak memenuhi kriteria banyak atau terlalu banyak sehingga butuh waktu perbaikan yang cukup lama”, tegas Beliau.

 

Pelaksanaan AMI berlangsung dari jam 08.30-11.40 WIB. Bapak Dr. Zainal Efendi, M.A menerangkan temuan secara umum pada pelaksanaan AMI di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Secara umum temuan masih banyak berstatus OB yang berarti terdapat ketidaksesuaian yang sifatnya minor dan dapat ditoleransi dengan syarat perbaikan dalam tempo waktu yang singkat.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Lis Yulianti Syafrida Siregar, S.Psi, M.A, mengucapkan rasa syukur dan terimakasih terhadap Tim Audit atas masukan-masukan yang berguna untuk perbaikan kedepan.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dengan waktu yang diberikan untuk memperbaiki, melengkapi, merevisi berdasarkan catatan-catatan yang ada di auditor. Berdasarkan waktu yang tersedia untuk perbaikan, maka Kaprodi dan Sekprodi diharapkan bekerjasama mengcopi, mendokumentasikan, menyesuaikan dengan catatan yang sudah disampaikan tim auditor agar apa yang menjadi catatan pada temuan bisa diselesaikan semaksimal mungkin. Karena partisipasi dan daya juang teman-teman yang ada di FTIK, semua ini akan bisa kita selesaikan dengan baik,”, tandas beliau.

Sebagai penutup pelaksanaan kegiatan AMI, Dr. Zainal Efendi, M.A mengharapkan pihak auditee dapat memenuhi kekurangan yang belum sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan. “Telah terlaksana audit mutu internal, dan berkat kerjasama kita semua baik dari tim auditor maupun tim auditee semuanya telah kita lihat apa yang harus kita siapkan kedepannya dan tentunya kami dari auditor bukanlah yang paling bisa dan sempurna, bisa jadi auditee yang paling bisa.  Dalam hal ini kita sifatnya adalah diskusi dan komunikasi sehingga temuan-temuan ini dapat kita selesaikan bersama”, jelas beliau.

 

# FTIK Ceria

# FTIK Excellent